Hari ini seperti biasa aku berangkat kerja, berangkat dengan hati setengah galau karena HP lupa di charge dan powerbank nya habis battre.
Oke saya puasa gak dengerin cenel radio kesukaan ku yang selalu sukses buat saya tertawa di pagi ini.
Lanjut dengan kemacetan yg parah menuju stasiun cakung dan membuat aku berjalan pelan-pelan menuju stasiun cakung.
Sampai di sana kereta yg mau saya naiki jalan huzzz....
oke lah tetap santai dan tenanggg...
di dalam kereta agak sedikit kesal dgn ibu-ibu yg terus dorong aku tapi aku hanya tersenyum lalu ternyata ibu-ibu ini pun kesal sama ibu yang di sebelahnya kararena ibu ini merasa di dorong-dorong di dalam kereta dan terjadilah adu bicara.
lepas dari kereta lanjut naik kopaja dari sudirman, di dalam kopaja pun seorang ibu marah ke kenek kopaja karena belum selesai naik mobil sudah jalan, lalu kenek pun marah dengan penumpang yang kurang bayar.
tak lama aku turun lalu di jalan menemukan sepasang manusia yang bertengkar hebat karena hal yang saya kurang jelas tapi berpuluh pasang mata melirik kearah mereka yg bertengkar.
Nah dari semua yang aku temui hari ini membuat aku berfikir "KENAPA DENGAN MEREKA?"
tapi kenapa dari ribuan manusia pertengkaran terlihat begitu menarik perhatian?
bila di dunia saja pertengkaran begitu menarik perhatian lalu bagaimana di alam akhirat nanti?
Ini yang harus kita fikirkan mengapa kesabaran, keterbukaan, kejujuran itu penting. dari masalah yang saya paparkan pagi ini semua adalah hal kecil yg mungkin setiap harinya sadar atau tak sadar kita temui, dan selalu masih saja mengundang perhatian mata dan telinga kita untuk memperhatikannya.
Bila ini hanya masalah kecil mengapa kita tak bisa merubah semuanya dengan kata "MAAF" dan sebuah senyuman kecil.
Ayo renungkan kawan. merubah hal kecil demi kebaikan tak pernah ada salahnya tuk di coba kan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar